Redirect You

This page is just an archive for all my old posts. My new blog is at blog.sayfurrahman.com. Thank you.

Showing posts with label Islam. Show all posts
Showing posts with label Islam. Show all posts

15 August 2007

Who?

Who am I?

The greatest question to be asked with regards to spirituality.

So... Who am I?

20 June 2007

Sun



Heard of Surah Asy-Syams?

That's what this song is all about... [Ays-Syams:1-10]



In English:
"[1] By the Sun and its (glorious) splendour;

[2] By the Moon as it follows (the Sun);

[3] By the Day as it shows up (the Sun's) glory;

[4] By the Night as it conceals it;

[5] By the Firmament and its (wonderful) structure;

[6] By the Earth and its (wide) expanse;

[7] By the Soul, and the proportion and order given to it;

[8] And its enlightenment as to its wrong and its right;

[9] Truly he succeeds that purifies it,

[10] And he fails that corrupts it!
" [Ays-Syams: 1-10]


In Melayu:
"[1] Demi matahari dan cahayanya yang terang-benderang;

[2] Dan bulan apabila ia mengiringinya;

[3] Dan siang apabila ia memperlihatkannya dengan jelas nyata;

[4] Dan malam apabila ia menyelubunginya (dengan gelap- gelita),

[5] Demi langit dan Yang membinanya (dalam bentuk yang kuat kukuh yang melambangkan kekuasaanNya);

[6] Serta bumi dan Yang menghamparkannya (untuk kemudahan makhluk-makhlukNya);

[7] Demi diri manusia dan Yang menyempurnakan kejadiannya (dengan kelengkapan yang sesuai dengan keadaannya);

[8] Serta mengilhamkannya (untuk mengenal) jalan yang membawanya kepada kejahatan, dan yang membawanya kepada bertakwa;

[9] Sesungguhnya berjayalah orang yang menjadikan dirinya yang sedia bersih bertambah-tambah bersih (dengan iman dan amal kebajikan),

[10]Dan sesungguhnya hampalah orang yang menjadikan dirinya yang sedia bersih itu susut dan terbenam kebersihannya (dengan sebab kekotoran maksiat).
" [Ays-Syams: 1-10]

11 June 2007

Code

Code 19? In relation to the Qur'an?

Can anyone tell me about what it is? It's authenticity?

Comments please.

06 June 2007

Jealousy

I get jealous of the Islamist movements in Indonesia. Why? It's because of their sincerity and their ability to push and push and push the da'wah to all kinds of people.

They even have "Usrah Pencopet Saku.*" One story regarding this group went something like this:
An Ustaz went into the area where pickpockets were rampant. And he lost his wallet. He complained to a friend of his, who apparently was the murabbi of this "Usrah Pencopet Saku."

The murabbi then went to his group to ask about his friend's wallet.

Murabbi: Here... My friend, an Ustaz, just lost his wallet. I wonder if any of you knows where it is.

Mutarabbi: Hmm... The color and appearance?

The murabbi told him.

Mutarabbi: Hold on moment.

The mutarabbi goes off for a while. Then he comes back with the described wallet.

Mutarabbi: Here it is.

Mutarabbi passes the wallet to his murabbi and the murabbi passes it back to the owner.
When I heard of "Usrah Pencopet Saku", I laughed. Although the irony of it does strike me, I have to say to say that here in Malaysia, I doubt anyone from any Islamic movement group has achieved that kinda level. With the eagerness to actually reform people extending even to these kinds of people. People who would usually receive looks of disapproval just because of what they do. Granted, pick-pocketing is not an honest job. But who knows why they do it, if people do not care to approach them and try to understand them?

Whenever I think back on this matter, I get jealous. Not jealous as such that I intend to take them down outright, but jealous in reflectance of our (me especially) inadequacies.

I really hope that one day, Malaysia becomes an Islamic nation in the purest of senses. A nation that fears God with sincerity and it reflects in the society.

Allahua'lam.

* Usrah pencopet saku is my designation of their usrah. Just for easy reference.

Lawan-Arus

Saya suka bila ada cetusan idea yang menentang arus. Saya tak percaya dan tak suka jika orang yang memanggil diri sendiri sebagai pendakwah tidak berfikir dan mempersoalkan kebenaran apa yang dibawanya dan apa yang dipercayainya. Boleh jadi dia tersesat, dan kerana terlalu percaya apa yang dibawa, dia terus sesat.

Pendakwah yang takde sifat kritikal tak robust, dan tak mampu bertahan berhujah dengan orang yang fasiq yang tersusun nilai dan ideanya. Pendakwah yang tidak kritikal juga tidak mampu untuk mengalih paradigma dalam situasi yang memerlukan pengalihan paradigma. Pendakwah yang tidak kritikal juga akan banyak copy-paste. Kata-katanya, tulisannya dan ideanya hanya sekadar muntahan idea tanpa cernaan makna. Apa yang dia dapat, bulat-bulat tu lah yang dimuntahkan kembali. Kefahaman? Belum tentu.

Saya nak adik-adik dan ikhwan akhawat semua menjadi kritikal. Bukanlah bermaksud anda semua semua kene mempersoal dan mempertikaikan semua hukum-hakam yang tersedia establish secara qat'ie. Tapi sekurang-kuangnya persoalkanlah perkara berita dan isu semasa. Naik tahap sikit, persoalkanlah tentang cara bekerja dan the "how of things." Naik lagi sikit, persoalkan "the why of things." Biar faham bebetul apa tu jalan dakwah dan cabaran jalan dakwah, bukan sekadar muntahan apa yang dipelajari di sekolah-sekolah agama dan sekolah-sekolah Islam yang dah merata-rata kat Malaysia nih. Bukan juga semata-mata apa yang dipelajari dalam liqa' yang dinamakan usrah atau halaqah di universiti-universiti.

Tapi dalam berlaku kritikal janganlah sampai tahap melampau. Sehingga tak terlaksana perancangan kerana terlalu kerap berbincang. Terlalu kerap mempersoal.

Berlakulah kritikal dengan adil. Tegur bila sesuatu tidak betul. Tegur bila perlukan peneguran. Tapi tidaklah sampai merosakkan niat dan perancangan. Jangan sampai jadi paranoid kerana semua dipersoalkan.

Allahua'lam...
Yang gembira melihat adik-adik dan saudara-saudari yang bertungkus-lumus dalam da'wah.

Al-Akh 'Umayr.

Gratitude

Alhamdulillah.... Alhamdulillah... Alhamdulillah...

27 May 2007

Wahhabi

What is this hype with wahhabism? Why are there so many who dislike wahhabism?

In the first place, what is wahhabism anyway? Who are the wahhabis? What is their culture? Anyone? Enlighten me... I dislike reading discussions that are one-sided. So I want to know what the phenomena (wahhabism) is.

12 May 2007

A Poem: Husband Asks for Poligamy??

Read this:

***Puisi Suami yg minta izin
[Poligami]***

Istriku, jika engkau bumi, akulah
matahari. Aku akan menyinari mu kerana
engkau mengharapkan sinaran dari ku.
Ingatlah bahtera yg kita kayuh, begitu
penuh riak gelombang.
Aku pasti akan tetap menyinari bumi,
hingga kadang- kadang bumi terasa akan
silauan ku. Lantas aku ingat satu hal
bahawa Tuhan mencipta bukan hanya
bumi, malah ada planet lain yang juga
mengharapkan sinaranku. Lalu..
Relakanlah aku menyinari planet lain,
menyampaikan faedah adanya aku, kerana
sudah takdir Illahi sinaranku
diperlukan diplanet lain...


***Balasan Puisi sang istri***

Suamiku, andai kau memang mentari,
sang surya yang memberi cahaya, aku
merelakan engkau berikan sinaranmu
kepada segala planet yang telah TUHAN
ciptakan kerana mereka juga seperti
aku perlukan cahaya mu dan akupun juga
tidak akan merasa kekurangan dengan
sinaran mu...

AKAN TETAPIIIIIIII.. Bila kau hanya
sejengkal lilin yang berkekuatan 5 watt
saha ja, jangan lah bermimpi untuk
menyinari planet lain!!! Kerana bilik
tidur kita yang kecil pun belum
sanggup kau terangi. Lihatlah diri mu
pada
cermin kaca di sudut kamar kita, di
tengah remang-remang pancaran cahaya mu
yang telah aku mengerti... Cuba lihat
siapa dirimu... MATAHARI atau lilin ?

please lah...!!!

Acquired from a Friendster bulletin


My Comment: Heheh! Sungguh la kelakar! Berangan weih mamat tuh. Ade ke lilin nak jadi matahari!! Seriously... I laughed when I read this. Heheh! Tergelak besor tuh!

I remember an Ustaz from my old school. He said this regarding poligamy (teh language has been paraphrased), "Kalaulah orang tahu pasal hakikat poligami ni, mesti orang LAKI lah yang tak nak poligami dan orang PEREMPUAN lah yang berkejar-kejar nakkan poligami."

What he meant was that if men knew the weight of the responsibility it was to poligamise, then they would shun it. Whereas if women knew how much reward there was (for them) when their husbands poligamise, they would be the first to want it.

My opinion? Although I am not against poligamy, I don't, however, wish for more than one wife at a time. It's hard work; poligamy is. And I don't like hard work and hassle when it's not needed. Neither can I trust meself to be fair. Maybe I'll choose like Fahri in the Ayat-Ayat Cinta book; putting a special condition in the marriage bond that no poligamy is allowed. Hmm...

10 May 2007

Du'a for Moms/Dads of Newborns

I like this du'a.

From Anneesa who got it from Hadith - An-Nawawi, Kitabul-Adhkar, p. 349.

"Baarakallahu laka fil mauhoobi laka, wa shakartal waahiba, wa balagha ashaddahu, wa ruziqta birrahu."

["May Allah bless you with His gift to you, and may the receiver give thanks and reach the maturity of years and be granted piety.”]

The reply is: Barakallahu laka wa baraka ‘alaika, wa jaza kallahu khairan, wa raza-qakallahu mithalhu, wa ajzala thawabaka.

[”May Allah bless you, and shower His blessings upon you, and may Allah reward you well and bestow upon you its like and reward you with open hands.”]

So I'm gonna say it for Ustaz 'Athif and Kak Amrah who just got a new baby son:
Baarakallahu laka fil mauhoobi laka, wa shakartal waahiba, wa balagha ashaddahu, wa ruziqta birrahu.
Oh yeah... Tahniah also to Awla and her other siblings for becoming more "makcik" and "pakcik" than ever. Heheh!

02 May 2007

Ar-Rantisi

[link - click!] // updated link 13.09.2007; reason - broken old one

Subhanallah... I want to be like Dr Ar-Rantisi; syahid on His way. And if I get married, I wish for my wife to have strength like the strength of Rasya Adluni.

29 April 2007

Ujian Allah

Persoalan dari seorang akh:
"Untuk Yeop, maaf ana nak bertanya, bagaimana ujian mencerminkan kebenaran dan boleh jadi hujah kepada kebenaran?" [diubahsuai dan dipetik dari komen Musafir di post ini]
Jawapanku dengan ilmu yang masih perlu kulengkapi.

SATU
Ujian tuh penentu kualiti. Takde ujian tak tahu la kualiti sesuatu.

Cuba tengok masa kita peperiksaan. Sebelum peperiksaan kita rasa macam yakin je boleh menjawab. Tapi sudahnya peperiksaan menceritakan perkara lain pula. Bila tak cukup persediaan, tak cukuplah kualiti 'ilmu kita, maka teruklah bila jawab peperiksaan. Dan juga sebaliknya, bila persediaan cukup, maka peperiksaan tu menjadi bukti kualiti 'ilmu yang diperoleh, dan orang lain pun menjadi yakin bila kita kata, "saya mahir subjek ini", dan dibuktikan dengan hasil peperiksaan itu.

Samalah dengan ujian Allah. Kalau tak cukup bersedia, kita akan rasa sangat teruk, susah. Payahnyalah. Tapi bila dah cukup kualiti kita, ujian tu menjadi hujjah atas kebenaran yang kita bawa. Kita sanggup kemudiannya menyatakan, "inilah aku, datang membawa sesuatu yang benar!", dengan rasa 'izzah kerana kita sudah punyai bukti yang kita perolehi melalui ujian Allah itu. Jiwa-jiwa manusia lain pun menjadi yakin kerana terbuktinya kebenaran melalui ujian.

DUA
Ujian tu pembeza kebenaran dan kebatilan. Baru kita tau sape munafiq sape benar beriman.
"Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu membanjiri tanah-tanah lembah (dengan airnya) menurut kadarnya yang ditetapkan Tuhan untuk faedah makhlukNya, kemudian banjir itu membawa buih yang terapung-apung dan dari benda-benda yang dibakar di dalam api untuk dijadikan barang perhiasan atau perkakas yang diperlukan, juga timbul buih seperti itu. Demikianlah Allah memberi misal perbandingan tentang perkara yang benar dan yang salah. Adapun buih itu maka akan hilang lenyaplah ia hanyut terbuang, manakala benda-benda yang berfaedah kepada manusia maka ia tetap tinggal di bumi. Demikianlah Allah menerangkan misal-misal perbandingan." [ar-Ra'd:17]


"Orang-orang munafik lelaki dan perempuan, setengahnya adalah sama Dengan setengahnya Yang lain; mereka masing-masing menyuruh Dengan perbuatan Yang jahat, dan melarang dari perbuatan Yang baik, dan mereka pula menggenggam tangannya (bakhil kedekut). mereka telah melupakan (tidak menghiraukan perintah) Allah dan Allah juga melupakan (tidak menghiraukan) mereka. Sesungguhnya orang-orang munafik itu, merekalah orang-orang Yang fasik." [Taubah:67]

TIGA
Ujian tu macam ketuhar untuk jiwa pembawa kebenaran. Peneguh hati atas jalan yang diyakini. Membawa keluar kualiti kebenaran yang seperti berlian. Lebih hebat tekanan; lebih gemerlapan sinaran yang dipantulkan.
"Adakah patut kamu menyangka Bahawa kamu akan masuk syurga, padahal belum sampai kepada kamu (ujian dan cubaan) seperti Yang telah berlaku kepada orang-orang Yang terdahulu daripada kamu? mereka telah ditimpa kepapaan (kemusnahan hartabenda) dan serangan penyakit, serta digoncangkan (oleh ancaman bahaya musuh), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang Yang beriman Yang ada bersamanya: Bilakah (datangnya) pertolongan Allah?" ketahuilah Sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat (asalkan kamu bersabar dan berpegang teguh kepada ugama Allah)." [al-Baqarah:214]

EMPAT
Ujian tu muhasabah kebenaran. Tempat untuk orang yang mencari kebenaran tengok dalam cermin dan tengok diri sendiri dan bertanya "Betul ke tak aku nih?" Neraca untuk mengukur adalah Qur'an dan Hadith.
"Yahya related to me from Malik that he heard that the Messenger of Allah, may Allah bless him and grant him peace, said, 'I have left two matters with you. As long as you hold to them, you will not go the wrong way. They are the Book of Allah and the Sunna of His Prophet.' " [Hadith, diriwayatkan oleh Imam Malik dalam Muwattha', Book 46 1.3]

Terjemahan [YeopMayuru] di bawah, boleh dicari yang lebih tepat:
"Yahya meriwayatkan kepadaku dari Malik bahawa dia telah mendengar Rasulullah, (saw), berkata, 'Aku telah tinggalkan dua perkara denganmu. Jika engkau berpegang dengan keduanya, engkau tak akan tersesat. Keduanya adalah Kitab Allah dan Sunnah [RasulNya/NabiNya]' "

"Al-Quran Al-Karim dan Sunnah Rasulullah SAW merupakan sumber rujukan bagi setiap muslim dalam memahami hukum-hukum Islam. Al-Quran hendaklah difahami mengikut kaedah-kaedah Bahasa Arab tanpa memberat-beratkan dan tidak pula membabi buta. Sunnah pula difahami melalui periwayat-periwayat Hadith yang thiqah." [Usul 20, Imam Hassan alBanna]

LIMA
Ujian tu pembasmi jahiliyyah. Sebab jahiliyyah tak tahan lama dengan dugaan.
"Dan Katakanlah: ‘Telah datang kebenaran (Islam), dan hilang lenyaplah perkara Yang salah (kufur dan syirik); Sesungguhnya Yang salah itu sememangnya satu perkara Yang tetap lenyap’." [al-Isra':81]

27 April 2007

Update on Muslim Texts

Yep... I've updated the Muslim Texts post. So feel free to check the new entry out here. Don't forget ya! It's here.



Here's another link just in case you missed any before:

http://yeopmayuru.blogspot.com/2007/04/muslim-texts-online.html

25 April 2007

Muslim Texts Online

السلام عليكم ورحمة الله, إخواني وأخواتيّ



I just want to share some sources for Muslim texts that I found online:

  1. The Qur'an and its Translations: This is a site maintained by Saudi government (if I am not mistaken). I usually use this site to check and verify Qur'anic ayahs. It has a search function that makes it rather easier to find verses. But what I like most about the online Qur'an is that I can find verses I need almost immediately.

  2. Qur'an Transliteration: Now this site, I reaaally like. Imagine how hard it is if you know an Arabic phrase in the Qur'an but you know not where it lies. You also don't know enough Arabic to search for it online. The only thing you know about the phrase is how it sounds. This is the site for you. It uses romanized phonetics of Qur'anic verses in order to find the right verse. You can write in almost any way that distinguishes the sound of the verse and it'll find it for you. Very useful.

  3. Forty Hadith: The Forty Hadiths compilation of Imam Nawawi is a popular referential text used by Muslims the world over. It compiles forty hadiths that are referred to by some as describing core principles of Islam after the Qur'an.

  4. Sahih Bukhari: The most referred to book on the Knowledge of Hadith. Imam Bukhari was a renowned hadith scholar. he had very good memory, and during his time, he strived to cleanse the 'Ilm of Hadith from being subject to lies and deceit.

  5. Sahih Muslim: Imam Muslim was another scholar of Hadiths. Both he and Imam Bukhari was referred to as two of the greatest Muslim Hadith scholars.

  6. Malik's Muwattha': Imam Malik was one the imams of the four most renowned madzhabs of Fiqh (Islamic Understanding). His book on Hadiths, the Muwattha' was reported to have been memorized by his student Imam Syaf'ie at an early age. This book is one of the many references to hadiths in the world of Islamic understanding.

  7. Apa Ertinya Saya Menganut Agama Islam: [added 27/4/2007] This is a Malay book translated from Arabic (if I'm not mistaken). It contains points on the basics of Islam with references to where in the Qur'an or Hadith the points are mentioned. Very good book for beginners in learning Islam.

24 April 2007

Pelangi

Timbulnya pelangi menghiasi langit yang mendung. Hiasannya petanda permulaan pecahan awan. Bermulalah sinaran yang muncul di celahan kepulan yang begitu agung tersergam lambang kekuasaan tuhan.

Datangnya pelangi laksana sebuah seruan. Ke arah pembaharuan diri dan pengislahan isi hati. Tanda pecahnya kegusaran diri yang sebelumnya laksana sebuah kegelapan yang mengundang putus asa. Tanda merekahnya kekuasaan nafsu manusia yang sebelumnya bertakhta.

Namun hadirnya pelangi bagaikan sebuah berita gembira. Menghiasi hati manusia berjiwa hamba. Yang segera beringat kepada Allah, tatkala mereka mula lupa. Yang pulang kepada alQur'an tatkala mereka mula alpa. Menghalau kegelapan awan gusar yang mengundang kecewa.

Ingatlah berita gembira dalam surah Fussilat, tatkala Allah berkata:

"Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: 'Tuhan kami ialah Allah' kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): 'Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu. Kami lah Pelindung-pelindungmu dalam kehidupan dunia dan di akhirat; di dalamnya kamu memperoleh apa yang kamu inginkan dan memperoleh (pula) di dalamnya apa yang kamu minta. Sebagai hidangan (bagimu) dari Tuhan Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.' Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah, mengerjakan amal yang saleh dan berkata: 'Sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang berserah diri?' " [Fussilat:30-31]
Begitulah ayat-ayat cinta Allah pada hamba yang berserah dan beristiqamah padanya. Ia laksana pelangi tatkala langit dilitup awan; gelapnya.

18 April 2007

Try To Write Du'a

I am testing the functionalities of Scribefire right here mates...

I wonder ho this will turn out.

[Du'a]
O, Lord... Cleanse my heart. Forgive me of my sins... I feel far from you, but not because you have deserted me... But that I have deserted you. I strayed far. I let my desires guide me, but did not guide my desires.

Yaa Allah... Enta rabb. Khalaqta sSamaawati walArdh wamamassaka min l-lughuub... Enta 'aliimu l-khabiir... Astaghfiruka lLlah, rabbu l-jalil. Astaghfiruka lLah, rabbu n-naas. Astaghfiruka lLah, walaa ilaaha illa enta, subahanaka inniy kuntu mina z-zholimiin. Allahumma innaka 'afuwwun karim, tuhibbu l-'afwa fa'fuw 'anniy. Allahumma qulta fii l-Qur'an annaka tawwabun r-Rahiim, fatub 'alayya, 'abduka z-zolimun binafsih... faghfir liy, ya Allah... faghfirliy...

Ya rabb, ya muqalliba l-quluub. Tsabbit qalbiy 'alaa dinik. Tsabbit qalbiy 'alaa tho'atik. Tsabbit qalbiy 'alaa da'wati ilaa sabilik, innaka ni'ma l-maulaa wani'ma n-nashir. Allahumma th-thhur qalbiy. Allahumma nawwir qabiy kamaa nawwarta quluubu rusulik. Allahumma nawwir qalbiy kamaa nawaarta quluubu s-saabiquun, al-ladzi qulta fii l-qur'an hum min al-muqarrabiin.

Allahumma j'alniy min al-muslimiin wal-mu'miniin. Allahumma j'alniy min al-qaliil. qulta fii l-qur'an anna al-syaakiriin hum min al-qaliil, faj'alniy min al-qaliil, syaakirun 'alaa ma ja'alta lana fii hadzihi d-dunya. Syakirun 'alaa kullu ni'amika. Allahumma j'alniy min al-ladzina qaaluu, "wamaa min ni'amika nukadzzib" 'inda yasma'uuna l-ayaat, "fabiayyi aalaa' rabbikumaa tukadzzibaan?", fii qur'aanik min suuratu r-Rahmaan.

Allahumma dzakkirniy maa nasiitu, wa'allimmniy maa jahiltu. Allahumma najjihniy fii l-imtihaan. Khususan fii l-imtihaani l-ladziy sauwajjihuhu hadza l-yaum. Imtihaani {
bahasa-bahasa pengaturcaraan}. Allahumma laa sahlaa, illa maa ja'altahu sahlaa, wa-enta taj'alu l-huzna, in syi'ta sahlaa. Allahumma barik li maa, tholabtu min mu'allimiiniy. Allahumma baarik liy maa daarastu min 'ilmuka l-waasi'.

Rabbanaa taqabbal minnaa solaatanaa wadu'aa-ana, innaka enta s-samii'u l-'aliim. Watub 'alaynaa innaka enta t-Tawwabu r-Rahiim. Allahumma -ghfir lanaa dzunuubanaa wali waalidiinaa war^hamhumaa kamaa rabbawnaa sighaara. Rabanaa aatinaa fii d-dunya hasanah, wafii l-aakhirati hasanah. Waqinaa 'adzaaban n-naar. Wa-adkhilnaa jannata ma'a l-abraar, yaa aziiz, yaa ghaffaar, yaa dza l-jalaali wal-ikraam. Washolla lLahu 'alaa saiyyidnaa Muhammad, wa'alaa aalihi washohbihi wasallam. Subhaanaka rabbi l-'izzati 'anmaa yashifuun, wasalaamun 'alaa l-mursaliin, walhamdulillahi rabbi l-'aalamiin.

17 April 2007

Testing... Feedback Needed

ﺃﺭﻳﺪ ﺃﻥ ﺃﻜﺘﺐ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻐﺔ ﺑﺎﻟﻠﻐﺔ ﺍﻟﻌﺮﺑﻴﺔ







ﻣﺎ ﺃﻧﺎ ﻋﺎﻟﻢ ﺑﻨﺘﻴﺠﺔ ﻫﺎﺫﺍ




Give me feedback! How does the above look on your comp?



[edit]

Hahaha! Apparently there were a few things wrong with my writing... Takpe! Korang betulkan lagi! I'm all fired up to learn 'Arabic!

[/edit]



16 April 2007

Palestine: Sajak



Sajak ni bila dibaca oleh sang adik yang kecil ini, terus rawan rasa hati... Mata berair. Terkenang ikhwan kita di Palestine. Terlalu mudah kita lupa dengan pengorbanan mereka yang menjadi wakil kita Umat Islam di sana. Terlalu mudah kita lupa mereka berjihad bagi pihak Islam di sana. Terlalu mudah kita lupa...

Malulah kalian!
Malulah kalian!!
Malulah kalian!!!


Kalimah yang sesungguhnya meruntun jiwa yang terlalu mudah lupa ini. Di manakah kita?! Apakah hujah kita untuk melepaskan diri?! Apakah sumbangan kita kepada mereka?! Mereka menjadi barisan hadapan, kita bagaimana?! Apakah puas dengan ujian kesenangan yang Allah tetapkan atas kita? Ataukah leka dan puas hati dengan pelbagai macam alat peleka hati seorang hamba??

Aku malu...
Malu dengan diri sendiri yang terlalu mudah lupa...
Aku malu nak berdepan dengan ikhwan mujahid yang berjuang di medan.
Aku malu nak menjawab nanti di Yaumu l-Wa'iid apabila ditanya tentang tanggungjawab hamba.

Malu... Malu... Malu...

15 April 2007

A Song Dedicated: Tell Me Why



This song was dedicated on IkhwanWeb at this page. I love the way the kid sings. I love his pronunciation. I love his intonation. I love the message in the song sung with passion and hearfelt emotions.

Lyrics:
Tell Me Why


In my dream,children sing
A song of love for every boy and girl
The sky is blue and fields are green:
And laughter is the language of the world
Then i wake and all i see
Is a world full of people in need


Tell me why (why) does it have to be like this?
Tell me why (why) is there something i have missed?
Tell me why (why) cos i don't understand
When so many need somebody
We don't give a helping hand
Tell me why?

Everyday i ask myself
What will i have to do to be a man?
Do i have to stand and fight
To prove to everybody who i am?
Is that what my life is for
To waste in a world full of war?

Tell me why(why) does it have to be like this?
Tell me why (why) is there something i have missed?
Tell me why (why) cos i don't understand
When so many need somebody
We don't give a helping hand
Tell me why
Tell me why
Tell me why
Tell me why
Tell me why
just tell me why, why, why

Tell me why(why) does it have to be like this?
Tell me why (why) is there something i have missed?
Tell me why (why) cos i don't understand
Tell When so many need somebody
We don't give a helping hand
Me Tell me why

Tell me why (why,why,does the tiger run)
Tell me why (why why do we shoot the gun)
Tell me why (why,why do we never learn)
Can someone tell us why we let the forest burn?
(why,why do we say we care)

Tell me why (why,why do we stand and stare)
Tell me why (why,why do the dolphins cry)
Can some one tell us why we let the ocean die?
(why,why if we're all the same)

Tell me why (why,why do we pass the blame)
Tell me why (why,why does it never end)
Can some one tell us why we cannot just be friends?

Why,why


10 April 2007

Native Deen: Small Deeds



I sooo love this song. The group is cool. The messages in their songs are cool.

To all who says music is haram. Please present your naql foundations. Music is part of mu'amalah. In which the approach taken is "everything is halal until there is a dalil saying otherwise".

So... Don't make Islam hard when and where it's easy.

08 April 2007

Dilanda DEMAM

Assalamu'alaykum warahmatullah, ya ikhwaniy,

Saya sedang dilanda demam.

Ya ikhwaniy, tolonglah do'akan ye. Do'akan kesembuhan. Do'akan hati ini tak lari dan remuk diuji ALlah.

Benarlah, kesihatan bila tiada sebuah ujian dari Allah. Do'akan saya seperti Nabi Ayub. Yang tabah dan bertambah syukurnya dengan sakit yang berpanjangan. Do'akan saya seperti Rasulullah (SAW), yang tabah tabah jiwanya menghadapi dugaan Allah.

Saya berharap demam ini tak menjadikan ana tertinggal dengan urusan yang banyak. Mungkinlah demam ini satu rahmat, untuk memberi saya rehat. Untuk memberi ketenangan fikiran.

Saya berdo'a agar diri ini sembuh. Andai sakit ini disebabkan dosa-dosa yang lalu, semoga Allah emberi keampunan kepada saya. Saya juga mendo'akan setiap daripada ikhwah dan akhawat kebaikan. Terutama sekali dalam tempoh dekat nak periksa nih. SSemoga anda semua cemerlang dalam peperiksaan dunia dan akhirat.

Allahua'lam... Sekadar nukilan seorang akh yang masih terasa dirinya berdosa...

Search The Web